MetroNTB.net
" Keterbatasan Menjadi Mitivasi."

2 Tahun 3 Hari Jadi Doktor: Kisah Inspiratif Dr. Herman

| Kamis, Maret 05, 2026 WIB
Dr.Herman, S.Pd.,M.Pd
 Perjalanan hidup Dr. Herman, S.Pd., M.Pd., menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita tinggi. Pria yang akrab disapa Herry ini berhasil menyelesaikan pendidikan Program Doktor (S3) hanya dalam waktu 2 tahun, 0 bulan, 3 hari, sebuah capaian yang jarang diraih di dunia akademik.

Masa Kecil Penuh Nilai Agama

Dr. Herman lahir dan tumbuh di lingkungan sederhana di Kampung Sumbawa, Kelurahan Tanjung, Kota Bima. Ia merupakan anak bungsu dari sembilan bersaudara, pasangan Arsyad Ibrahim dan Saadiah Ismail.


Sejak kecil, ia dibesarkan dalam keluarga yang menanamkan nilai-nilai agama dan akhlak mulia. Didikan orang tua yang menekankan pentingnya pendidikan agama menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter, kesabaran, dan kegigihannya menjalani kehidupan.


Dalam keseharian yang sederhana, Herman kecil tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, disiplin, dan memiliki tekad kuat untuk terus menimba ilmu. Nilai religius yang ia peroleh sejak dini tidak hanya membentuk integritas pribadinya, tetapi juga menumbuhkan kepedulian terhadap sesama—sebuah bekal penting dalam perjalanan akademik dan sosialnya.


Meski hidup dalam keterbatasan ekonomi dan fasilitas, hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk belajar. Justru dari kondisi tersebut tumbuh tekad kuat untuk terus melangkah maju. Berbagai rintangan yang sering kali membuat orang lain menyerah justru menjadi motivasi baginya untuk terus berjuang.


Menembus Program Doktor dengan Prestasi Gemilang

Setelah menempuh pendidikan dasar dan menengah, Herman melanjutkan pendidikan tinggi hingga akhirnya berhasil meraih gelar doktor di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.


Pada 4 Maret 2026, ia mencatatkan tonggak penting dalam hidupnya dengan lulus Ujian Promosi Doktor pada bidang Pendidikan dan Keguruan. Yang lebih membanggakan, studi doktoralnya diselesaikan hanya dalam waktu 2 tahun, 0 bulan, 3 hari dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,92 dengan predikat Sangat Memuaskan.


Disertasi yang ia angkat berjudul “Analisis Penggunaan Media Sosial dalam Penguatan Ideologi Pancasila pada Peserta Didik di MAN 2 Kota Bima.” Penelitian ini menyoroti bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.


Pengabdian Panjang di Dunia Akademik

Dedikasi Dr. Herman di dunia pendidikan dimulai sejak tahun 1998 sebagai dosen tetap di STKIP Bima, yang kini telah berkembang menjadi Universitas Nggusuwaru (Unswa).


Selama pengabdiannya, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya:

Wakil Ketua III STKIP Bima Bidang Kemahasiswaan (2012–2016)

Kepala Bagian Humas STKIP Bima (2016–2020)

Wakil Rektor II Universitas Nggusuwaru Bidang Administrasi dan Keuangan (2020–2023)

Karier panjang tersebut menunjukkan komitmennya dalam memajukan pendidikan tinggi di Bima.

Aktif Berorganisasi Sejak Mahasiswa

Selain berprestasi di bidang akademik, Dr. Herman juga aktif dalam berbagai organisasi sejak masa mahasiswa. Ia pernah menjadi pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bima hingga tingkat Badko Nusra.

Beberapa organisasi yang pernah diikutinya antara lain:

Pengurus HMI Cabang Persiapan Bima (1994)

Ketua I Bidang Pembinaan Anggota HMI Cabang Bima (1995)

Wakil Sekretaris Jenderal HMI Cabang Bima (1996)

Ketua Kosgoro Muda Cabang Bima (1997)

Pengurus Badko HMI Nusra (1997–1999)

Pengurus ICMI Kabupaten Bima (1999–2000)

Pengurus KAHMI Kabupaten Bima (1999–2002)

Pengurus KAHMI Kota Bima (2022–2025)

Ketua Forum Komunikasi Masyarakat Dara (2021–2025)

Wakil Ketua I Persekobi Kota Bima (2012–2016)


Ia juga aktif di lingkungan masyarakat sebagai Ketua RT di Kelurahan Dara sejak tahun 2003 hingga sekarang, serta menjadi Dewan Pembina LSM Sahabat Hijau Lestari NTB (2022–2026).


Keluarga sebagai Sumber Kekuatan

Di tengah kesibukannya sebagai akademisi dan aktivis organisasi, Dr. Herman tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Pada tahun 2001, ia menikahi Endang Ratnasari, S.Pd.

Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai tiga orang anak:

Muhammad Imam Islamiyah, mahasiswa semester akhir di Universitas Bumi Gora Mataram.

Nabilla Anissaturrahmah, mahasiswi UIN Mataram Jurusan Perbankan Syariah.

Shakilla Zahratunnisa, pelajar MIN Tolobali Kota Bima.


Inspirasi dari Anak Kampung

Kisah hidup Dr. Herman menjadi potret nyata perjuangan seorang anak kampung yang mampu menembus batas keterbatasan melalui pendidikan. Ketekunan, kerja keras, serta doa menjadi kunci utama yang mengantarkannya meraih prestasi akademik tertinggi.


Ia tidak hanya menjadi seorang akademisi, tetapi juga teladan bagi generasi muda tentang pentingnya pendidikan, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.


Perjalanan hidupnya membuktikan bahwa kesederhanaan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita tinggi, melainkan fondasi untuk membangun keteguhan hati. Dengan semangat pantang menyerah, Dr. Herman menunjukkan bahwa ilmu dan iman dapat berjalan beriringan dalam membangun masyarakat yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing."dikutip dari chat WA Herman Artikel Jangka Bima

Menurut Hitorisnya," Selama Rasulullah SAW Hidup Mayoritas Jumlah Puasa Adalah 29 Hari,"

Menurut Historisnya," Selama Rasulullah SAW Hidup, Jumlah Hari Ramadan Mayoritas 29 Hari."


Puasa Ramadan adalah rukun Islam ketiga yang wajib dilaksanakan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Secara bahasa, puasa memiliki makna menahan diri. Sebelum agama Islam datang dan disebarkan oleh Nabi Muhammad, Nabi Daud AS sudah menjalankan ibadah puasa.

Sementara itu, puasa Ramadan diperintahkan kepada Nabi Muhammad dan umatnya pada bulan Syaban tahun kedua Hijriah, atau sekitar 624 Masehi. Perintah untuk melaksanakan puasa wajib bagi umat Islam di bulan Ramadan terdapat dalam Al Quran surat Al-Baqarah ayat 183. Ketika wahyu itu turun, Nabi Muhammad Saw beserta para sahabatnya sedang membangun sebuah pemerintahan baru di Madinah.

Dalam sebuah penantian kapastian  usai sholat isya dimesjid Nurul Yasin Kamis 19/3 atau malam jumat  perbincangan jamaah  kepastian pengumuman pemerintah  tentang shlat Idul Fitri 1447 H. belum juga  muncul, baik HP maupun melalui informasi lainya.

"Cletup terucap oleh salah satu  jamaah  bahwa malam ini tidak ada lagi sholat tarawi, karena  sejak perintah  dalam Al Qur an dan Al Hadis  Nabi Muhammad  hanya satu kali  dalam hidupnya melaksanakan puasa  genap 30 hari, Mayoritas , 29 hari " 

Mengingat belum ada informasih resmi dari pemerintah, ditambah lagi Imam  tidak datang dan Imam lain juga sudah pada pulang, jamaah  akhirnya bubar,  kembali kerumah, kalaupun ada informasi , laksanakan tarawih  dirumah saja.

Ungkapan salah satu  jamaah tarawih malam itu bahwa selama periode Kenabian, jumlah hari dalam Ramadan mayoritas 29 hari, bukan 30 hari. 

 Ia sampai pada kesimpulan bahwa bulan Ramadan selama masa Kenabian kebanyakan berjumlah 29 hari, daripada 30 hari.

Garda Terdepan Pelayanan, Wali Kota Serahkan Paket Sembako Bagi Petugas Kebersihan Hingga Tenaga Outsourcing

Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE menghadiri sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako berkah ramadan kepada tenaga kebersihan hingga tenaga outsourcing, bertempat di Halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Senin (16/3/2026).

Turut hadir pada acara penyaluran paket sembako tersebut diantaranya Sekretaris Daerah Kota Bima, Asisten II Setda Kota Bima, Kepala DLH Kota Bima, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bima, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bima, para pimpinan BUMN BRI, BNI, PT. Pelindo, PT. Pertamina, BTN, serta pimpinan perusahaan penyalur tenaga outsourcing.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Syahrial Nuryadin menyampaikan pihaknya mengungkapkan rasa terimakasih nya kepada Pemerintah Kota Bima yang telah memberikan perhatian dan dukungan kepada Dinas Lingkungan Hidup sebagai perangkat daerah yang fokus mengimplementasikan gerakan Kota Bima Bersih, Indah, Sehat dan Asri.

"DLH salah satu OPD yang memiliki tugas lapangan yang bertugas untuk mewujudkan kota yang bersih dan nyaman. Kepada pejuang kami di Dinas Lingkungan Hidup bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan penghargaan pemerintah atas dedikasi dan pengabdian kita semua yang setiap hari mulai dari subuh hingga malam hari terus menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Bima," ungkap Syahrial.

Rian sapaannya mengaku, ketika sebagian masyarakat tengah beristirahat, para petugas sudah lebih dulu turun ke Jalan membersihkan sudut-sudut kota. Ia menegaskan, pengabdian ini adalah pekerjaan yang mulia karena kebersihan Kota adalah bagian pelayanan Dinas Lingkungan Hidup kepada masyarakat.

"Ada sekitar 600 paket sembako yang dibagikan hari ini. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan penyemangat bagi seluruh tenaga lapangan kami. Dengan tambahan energi ini, kami akan tetap bekerja dengan penuh semangat dan penuh tanggungjawab," ujarnya.

Dalam arahannya, Wali Kota Bima, H. A. Rahman mengapresiasi kepada BUMN yang telah berpartisipasi dalam program berkah ramadan ini. Bantuan ini berasal dari beberapa BUMN, yaitu BRI sebanyak 200 paket sembako, BNI 100 paket, PT. Pelindo 100 paket, PT. Pertamina 50 paket dan BTN 35 paket.

"Bantuan ini disalurkan kepada para petugas yang selama ini berada di garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tenaga kebersihan 180 orang, pengatur lalulintas 90 orang, Satpol-PP 140 orang dan petugas Damkar 25 orang," kata Wali Kota.

Wali Kota menegaskan bahwa para petugas kebersihan dan lainnya adalah wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Karena setiap hari bekerja tanpa kenal lelah menjaga kebersihan, mengatur lalulintas, menjaga ketertiban, hingga siap siaga menghadapi berbagai kondisi darurat.

Pada kesempatan yang sama, H. A. Rahman juga menyampaikan apresiasinya kepada seluruh tenaga Outsourcing di lingkungan Pemerintah Kota Bima. Ia menegaskan walaupun sering bekerja dibalik layar dan mungkin tidak selalu terlihat, para tenaga Outsourcing turut berkontribusi memberikan pelayanan.

"Kami berharap bantuan sederhana ini dapat menambah kebahagiaan menjelang hari raya idulfitri sekaligus menjadi penyemangat bagi kita semua untuk bekerja dengan penuh tanggungjawab," tandasnya.

Pemkot Bima Informasikan Pendaftaran Program Penempatan Tenaga Kerja ke Jepang Batch 20 Tahun 2026

    Metro NTB

Juru bicara Pemerintah Kota Bima yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kota Bima, Dr. Muhammad Hasyim, S.Sos., SH., M.Ec.Dev., menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait pendaftaran Program Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Jepang melalui skema Government to Government (G to G) Batch 20 Tahun 2026.

Informasi tersebut merujuk pada surat dari Kepala BP3MI Nusa Tenggara Barat Nomor S.261/10.15/PP.02.02/11/2026 tanggal 6 Februari 2026 yang menindaklanjuti pengumuman Direktur Penempatan Pemerintah Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia tentang pendaftaran calon kandidat Pekerja Migran Indonesia untuk posisi Nurse (Kangoshi) dan Careworker (Kaigofukushishi) di Jepang.

Dr. Muhammad Hasyim menjelaskan bahwa pendaftaran program ini telah dibuka sejak 1 Februari hingga 28 Mei 2026 dan dilaksanakan secara online melalui laman resmi https://siskop2mi.bp2mi.go.id

Ia mengajak masyarakat Kota Bima, khususnya para alumni dan lulusan bidang keperawatan, agar dapat memanfaatkan peluang tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kompetensi serta memperoleh pengalaman kerja di tingkat internasional.

"Program ini terbuka bagi masyarakat dengan usia minimal 18 tahun dan pendidikan minimal D3 atau S1, baik dari jurusan keperawatan maupun non-keperawatan yang memenuhi persyaratan," ujarnya.

Pemerintah Kota Bima juga mengimbau kepada seluruh instansi terkait, lembaga pendidikan, serta masyarakat agar turut menyebarluaskan informasi ini sehingga dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh calon peserta yang berminat mengikuti program penempatan kerja ke Jepang tersebut.

Adapun informasi lebih lengkap mengenai pengumuman serta format surat pernyataan dapat diunduh melalui tautan https://bit.ly/gtogjepang2026, sementara layanan informasi juga tersedia melalui WhatsApp admin di nomor +62 896-661-351-177.

Melalui penyampaian informasi ini, Pemerintah Kota Bima berharap masyarakat dapat memperoleh akses yang lebih luas terhadap peluang kerja luar negeri yang resmi, aman, dan difasilitasi oleh pemerintah.


Bupati Mutasi Pejabat dan Promosi Kepsek

Bupati Mutasi Pejabat dan Promosi Kepsek Bupati Bima Ady Mahyudi merotasi empat pejabat tinggi pratama sekaligus mempromosikan 71 guru menjadi kepala sekolah dasar melalui dua keputusan yang ditetapkan pada Jumat, 13 Maret 2026.

Kebijakan tersebut disebut sebagai langkah penguatan kinerja birokrasi sekaligus peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bima.

Rotasi pejabat eselon II dilakukan melalui SK Nomor 821.2/231/07.2 Tahun 2026. Dalam kebijakan ini, Fathurrahman, S.E., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan dirotasi menjadi Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

Nurdin, S.Sos yang sebelumnya menjabat Kepala DP3AP2KAB dirotasi menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Bima.

Aries Munandar, ST., MT yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dipercaya memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Sementara Syamsul Bahrain, S.IP., M.Si yang sebelumnya menjabat Kepala Satpol PP dirotasi menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Dalam arahannya, Bupati menegaskan aparatur pemerintah harus menempatkan pelayanan masyarakat sebagai orientasi utama dalam menjalankan tugas.

“Esensi keberadaan aparatur pemerintah adalah untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. Hadirkan birokrasi yang responsif, mudah diakses, tidak berbelit-belit dan yang terpenting – mampu memberikan solusi konkrit bagi setiap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jabatan yang diemban aparatur negara merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Prosesi pelantikan bukan seremoni, bukan prosesi tanpa makna, tetapi memiliki makna sangat besar, sebuah kepercayaan begitu berharga yang diberikan oleh negara dan yang terpenting tentunya oleh seluruh lapisan masyarakat di kabupaten Bima,” jelasnya.

Menurutnya, pejabat yang dilantik memiliki peran penting dalam memastikan visi, misi, serta program pembangunan daerah berjalan efektif.

“Saudara adalah prajurit dan garda terdepan yang mewujudkan setiap visi, misi dan program unggulan daerah,” tegasnya.

“Di pundak pejabat yang dilantik, terletak tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang dirumuskan, dapat dilaksanakan dengan baik. Program pembangunan berjalan efektif, efisien dan setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat secara maksimal bagi kesejahteraan rakyat,” imbuhnya.

Selain rotasi pejabat eselon II, Bupati Bima juga mempromosikan 71 guru menjadi kepala sekolah dasar melalui SK Nomor 821.2/232/07.2 Tahun 2026 pada sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Bima.

Promosi tersebut diharapkan memperkuat tata kelola pendidikan dasar sekaligus meningkatkan kualitas kepemimpinan sekolah di daerah. 

Wakil Wali Kota Bima Buka Puasa Bersama Anak Yatim Sekaligus Penyerahan Santunan Zakat Fitrah

Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., menghadiri kegiatan buka puasa bersama anak yatim. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima, dengan dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Kesra Kemasyarakatan dan SDM, Kepala OPD yang mendapatkan undangan, Kabag Kesra, Camat Mpunda, Ketua, dan Komisioner Baznaz Kota Bima, serta seluruh anak yatim, dan wali asuh yang ada di Kota Bima. Jum'at, (13/3/2026).

Kegiatan buka puasa bersama dengan seluruh anak yatim ini di inisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Bima, kegiatan ini sekaligus dalam rangka pemberian santunan zakat fitrah kepada seluruh anak-anak yatim yang ada di Kota Bima.

Dalam sambutanya Wakil Wali Kota Bima menyampaikan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial, seperti halnya  kegiatan buka puasa bersama hari ini, menurutnya kegiatan ini, bukan sekedar masalah berbagi semata, tapi lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk nyata rasa empati, dan kepedulian dari Pemerintah, dalam hal ini Baznas Kota Bima terhadap anak-anak yatim yang ada di Kota Bima.

"Saya apresiatif dengan kegiatan ini, terima kasih kepada segenap keluarga besar Baznas Kota Bima selaku penyelenggara, semoga manfa'atnya dapat dirasakan langsung oleh anak-anak yatim," ujarnya.

Pada kesempatan itu Wakil Wali Kota Bima juga memberi motivasi, dan dorongan kepada anak-anak yatim yang hadir, agar terus belajar menimba ilmu, ia berharap agar anak-anak yatim ini kelak bisa menjadi anak-anak yang sukses, berguna bagi bangsa dan negara.

"Buat anak-anakku, rajinlah sekolah, dan teruslah belajar, saya berharap, suatu saat nanti, kalian menjadi orang yang hebat, berguna untuk bangsa dan negara," harapnya.

Acara buka puasa bersama, dilanjutkan dengan penyerahan santunan zakat fitrah secara simbolis kepada lima orang perwakilan anak yatim, setelah itu buka puasa bersama, dan diakhiri dengan sholat magrib berjemaah.

Pemerintah Kota Bima berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai wujud nyata kepedulian sosial, serta memperkuat ikatan emosional, semangat berbagi di tengah masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadhan seprti ini.

DPRD Kota Bima Genjot Optimalisasi PAD, Pimpinan dan Bapemperda Studi Komparatif ke Kota Mataram

Rilis    
Kegiatan DPRD Kota Bima
Rabu, 11 Maret 2026

Sekretariat DPRD Kota Bima, 11 Maret 2026 – Dalam upaya memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pimpinan bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bima melaksanakan kegiatan studi komparatif ke Badan Keuangan Daerah Kota Mataram.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH, serta dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indrawirawan, S.Adm, dan Wakil Ketua DPRD Kota Bima M. Ryan Kusuma Permadi, SH, bersama jajaran ketua dan anggota Bapemperda DPRD Kota Bima.

Rombongan DPRD Kota Bima diterima langsung oleh jajaran Badan Keuangan Daerah Kota Mataram, yakni Kepala Bidang Penagihan, Penyuluhan dan Pelayanan serta Kepala Bidang P4D (Pengembangan, Penilaian Kinerja, Penghargaan, dan Disiplin).

Pertemuan tersebut juga dihadiri dan didampingi oleh Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bima serta Kepala Bidang Penagihan BPKAD Kota Bima.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat dan konstruktif tersebut, kedua pihak membahas berbagai strategi yang dilakukan Pemerintah Kota Mataram dalam mengoptimalkan potensi pendapatan daerah, termasuk sistem penagihan pajak daerah, peningkatan kesadaran wajib pajak, hingga inovasi pelayanan publik yang mendukung peningkatan penerimaan daerah.

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, menegaskan bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah merupakan salah satu faktor penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendukung pelaksanaan pembangunan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin melihat secara langsung bagaimana strategi yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Mataram dalam mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah. Berbagai pengalaman dan praktik baik ini tentu dapat menjadi referensi bagi kami dalam memperkuat kebijakan daerah di Kota Bima,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya regulasi daerah yang mampu mengoptimalkan potensi pendapatan daerah sekaligus memastikan pengelolaannya berjalan secara transparan dan akuntabel.

Menurutnya, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada potensi yang dimiliki daerah, tetapi juga pada efektivitas regulasi, sistem pengelolaan, serta sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD.

“Harapan kami, melalui studi komparatif ini akan lahir berbagai gagasan dan referensi baru yang dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan maupun regulasi daerah terkait pengelolaan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, DPRD Kota Bima berharap pengelolaan potensi pendapatan daerah dapat semakin optimal sehingga mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen DPRD Kota Bima dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara maksimal guna mendorong pembangunan daerah yang lebih maju, bermartabat, dan berkelanjutan. 

DPRD Kota Bima Sosialisasikan Kamus Pokok Pikiran untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan

    Kota Bima Metro NTB

Rilis    
Kegiatan DPRD Kota Bima
Senin, 09 Maret 2026

Sekretariat DPRD Kota Bima, 9 Maret 2026 – DPRD Kota Bima menggelar kegiatan Sosialisasi Kamus Pokok Pikiran (Pokir) DPRD pada Senin, 9 Maret 2026, di ruang sidang utama DPRD Kota Bima. Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan daerah sekaligus memastikan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara sistematis dalam sistem perencanaan pembangunan.

Kegiatan ini menghadirkan seluruh anggota DPRD Kota Bima, jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, serta menghadirkan Kepala Bappeda Kota Bima sebagai narasumber yang memaparkan mekanisme penyusunan dan penginputan Kamus Pokir dalam aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Ketua DPRD Kota Bima, Syamsurih, SH dalam Segalanya menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut bukan sekedar agenda kelembagaan, namun merupakan bagian penting dari upaya memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam membangun daerah.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya kesamaan persepsi serta kerja sama yang kuat antara DPRD dan perangkat daerah.

“Pembangunan Kota Bima hanya dapat berjalan dengan baik apabila terdapat sinergi yang kuat antara lembaga legislatif dan eksekutif. DPRD menyampaikan aspirasi masyarakat melalui pokok-pokok pikiran, sementara perangkat daerah mewujudkannya menjadi program dan kegiatan pembangunan yang terukur dan dapat dilaksanakan,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa sebagai lembaga perwakilan rakyat, DPRD mempunyai tanggung jawab konstitusional untuk menyerap, menghimpun, memperjuangkan, serta menggalang aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut diperoleh melalui berbagai mekanisme, mulai dari kegiatan reses anggota DPRD, kunjungan kerja lapangan, dialog langsung dengan masyarakat, hingga berbagai forum komunikasi dengan konstituen di daerah pemilihan.

Namun demikian, Syamsurih mengakui bahwa pengelolaan aspirasi masyarakat bukanlah perkara mudah. Jumlah usulan yang disampaikan masyarakat sering kali jauh lebih besar dibandingkan dengan kemampuan keuangan daerah.

Oleh karena itu, diperlukan suatu mekanisme yang sistematis, sistematis, dan terintegrasi agar aspirasi masyarakat tidak hanya menjadi daftar usulan semata, tetapi benar-benar dapat diterjemahkan menjadi program pembangunan yang nyata.

Dalam konteks itulah, Kamus Pokok Pikiran DPRD menjadi instrumen penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

“Kamus Pokir DPRD merupakan daftar pilihan usulan aspirasi masyarakat yang telah diklasifikasikan berdasarkan prioritas pembangunan daerah dalam aplikasi SIPD. Di dalamnya memuat informasi mengenai nama kegiatan, lokasi pelaksanaan, serta perangkat daerah yang menjadi penanggung jawab kegiatan tersebut,” jelasnya.

Dengan adanya Kamus Pokir tersebut, selanjutnya usulan pokok-pokok pikiran DPRD dapat disusun lebih terarah, lebih sistematis, serta selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah dan nomenklatur kegiatan yang berlaku dalam sistem perencanaan pemerintah.

Syamsurih juga menegaskan bahwa bagi anggota DPRD, terdapat kebanggaan tersendiri ketika aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui wakilnya dapat diwujudkan dalam program pembangunan.

“Sebagai wakil rakyat, tentu menjadi kebanggaan bagi kami ketika aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada kami dapat benar-benar diwujudkan dalam program pembangunan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa Pokok Pikiran DPRD bukan sekedar formalitas dalam dokumen perencanaan, melainkan merupakan representasi nyata dari suara masyarakat.

Di dalamnya terdapat berbagai harapan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur lingkungan, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penyediaan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai wilayah Kota Bima.

Dalam kesempatan tersebut, Syamsurih juga menyampaikan sejumlah program strategi pembangunan yang tengah berjalan di Kota Bima, seperti program penanganan banjir dan penguatan infrastruktur yang didukung oleh kerja sama internasional melalui program JICA serta NUFReP.

Menurutnya, berbagai program pembangunan tersebut juga membutuhkan dukungan perencanaan yang matang serta keterpaduan antara aspirasi masyarakat dan program pembangunan pemerintah.

“Program besar seperti JICA dan NUFReP tentu memerlukan dukungan perencanaan yang terintegrasi. Karena itu penting bagi kita semua untuk memastikan bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan dapat selaras dengan arah pembangunan kota,” jelasnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, DPRD Kota Bima berharap terciptanya kesamaan pemahaman antara lembaga legislatif dan perangkat daerah terkait mekanisme perencanaan serta integrasi Pokok Pikiran DPRD dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah penting dalam membangun tata kelola Pokok Pikiran DPRD yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel, sehingga aspirasi masyarakat benar-benar dapat diwujudkan dalam program pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan kemajuan Kota Bima. 

BUKA PUASA BERSAMA DAN PENGUKUHAN ISWARA, WUJUD SINERGI PEMKOT DAN DPRD KOTA BIMA

    Kota Bima Metro NTB

Rilis    
Kegiatan DPRD Kota Bima
Jum’at, 27 Februari 2026

 

Sekretariat DPRD Kota Bima, 27 Februari 2026 – Keluarga besar Sekretariat DPRD Kota Bima menggelar Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Struktur ISWARA Masa Jabatan 2024–2029, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Bima.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat, serta dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., Ketua DPRD Kota Bima, Unsur pimpinan DPRD Kota Bima, segenap Anggota DPRD Kota Bima, ketua iswara beserta anggota, Sekretaris Daerah Kota Bima, Sekretaris DPRD Kota Bima, serta seluruh jajaran Sekretariat DPRD.

Momentum ini menjadi istimewa karena selain mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima, juga dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan ISWARA yang baru.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan wujud rasa syukur atas rahmat dan karunia Allah SWT, sekaligus momentum memperkuat harmonisasi antara unsur eksekutif dan legislatif.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ISWARA yang baru dikukuhkan.

Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus mendukung peran strategis DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia berharap ISWARA dapat menjadi wadah yang solid dan inspiratif, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan nilai-nilai keluarga. Menurutnya, peran ISWARA sangat penting dalam membangun suasana kebersamaan, menjaga etika publik, serta menghadirkan sentuhan empati dalam dinamika kehidupan sosial di Kota Bima.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya harmonisasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai dua unsur penyelenggara pemerintahan yang memiliki kedudukan sejajar dan saling melengkapi.

“Harmonisasi diperlukan agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar selaras dengan regulasi dan kebutuhan masyarakat. Ke depan, kita perlu semakin memperkuat komunikasi yang terbuka dan konstruktif, termasuk dalam penyelarasan data dan informasi pembangunan antara jajaran eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam perencanaan, penganggaran, serta pengawasan pembangunan. Dengan data yang terpadu, potensi bias informasi dapat diminimalisir dan kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran.

Ketua DPRD juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua ISWARA yang baru, Ny. Fitrianita Utari Ryan Kusuma Permadi, beserta jajaran pengurus periode 2024–2029. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta membangun komunikasi yang harmonis dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan DPRD.

Menurutnya, ISWARA memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif, penuh kebersamaan, dan berintegritas di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Bima.

Ketua ISWARA yang baru, Ny. Fitrianita Utari Ryan Kusuma Permadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengakui bahwa amanah tersebut bukan hal yang ringan, terlebih dilanjutkan dalam suasana duka atas kepergian almarhumah Ketua sebelumnya.

Ia berkomitmen untuk melanjutkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan pengabdian yang telah dirintis. ISWARA, menurutnya, akan terus menjadi rumah bersama untuk saling menguatkan, membangun solidaritas, serta menghadirkan energi positif dalam mendukung kinerja DPRD Kota Bima.

Dalam suasana penuh haru, pergantian kepengurusan ISWARA kali ini juga dilandasi rasa duka atas wafatnya Ketua ISWARA sebelumnya, almarhumah Yuliana, S.Sos. Seluruh hadirin turut mengirimkan doa dan Al-Fatihah sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi beliau.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa, memperkuat makna kebersamaan dan komitmen bersama dalam membangun Kota Bima yang lebih baik. *

888 Triliun Zakat Umat Muslim Indonesia.?(Metro NTB)

" Kalau dihitung secara matematika, 240 juta umat muslim Indonesia wajib menunaikan zakat"



Kalkulator zakat adalah layanan untuk mempermudah perhitungan jumlah zakat yang harus ditunaikan oleh setiap umat muslim sesuai ketetapan syariah. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin mengetahui berapa jumlah zakat yang harus ditunaikan, silahkan gunakan fasilitas Kalkulator Zakat BAZNAS dibawah ini.


Zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi adalah bagian dari zakat mal yang wajib dikeluarkan atas harta yang berasal dari pendapatan / penghasilan rutin dari pekerjaan yang tidak melanggar syariah. Nishab zakat penghasilan sebesar 85 gram emas per tahun. Kadar zakat penghasilan senilai 2,5%. Dalam praktiknya, zakat penghasilan dapat ditunaikan setiap bulan dengan nilai nishab per bulannya adalah setara dengan nilai seperduabelas dari 85 gram emas, dengan kadar 2,5%. Jadi apabila penghasilan setiap bulan telah melebihi nilai nishab bulanan, maka wajib dikeluarkan zakatnya sebesar 2,5% dari penghasilannya tersebut.

(Sumber: Al Qur'an Surah Al Baqarah ayat 267, Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019, Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003, dan pendapat Shaikh Yusuf Qardawi). Yg dirangkum Metro NTB


Kapolsek Lambu Berkomitmen Menolak Penyaluran Narkoba Bersama Masyarakat Di Wilayah Hukum Polsek Lambu

Metrontb.net - Kab. Bima - bapak Kapolsek Lambu Syarifuddin, S.H bersama pemdes Desa lanta barat berkomitmen menolak penyaluran narkoba ditengah masyarakat kecamatan Lambu dan lebih khususnya desa lanta barat. 06/03/2026.

Kapolsek Lambu bersama masyarakat Lambu berkomitmen dengan tegas menolak peredaran Narkoba dikecamatan khususnya desa lanta barat.

Rapat sosialisasi pemdes lanta barat bersama Kapolsek kecamatan Lambu,masyarakat apresiasi sikap dan komitmen Kapolsek Lambu dalam memberantas peredaran narkoba didesa lanta barat. "Ungkap bapak Kapolsek".
Dengan maraknya peredaran narkoba didesa lanta barat kapolsek Lambu bukan  hanya berkomitmen untuk menyenggah tindakan peredaran narkoba tapi mengupaya semaksimal mungkin bekerja secara totalitas  memberikan edukasi atau penyuluhan bahayanya NARKOBA.

Dua kali masyarakat desa lanta barat melakukan kunjungan klarifikasi atau mediasi ditempat sektor Lambu untuk mengajak APH dengan bersama-sama memberantas peredaran Narkoba..
Kehadiran masyarakat desa lanta barat di sektor Lambu,
Kapolsek lambu justru memberikan apresiasi terhadap masyarakat yg menolak peredaran narkoba didesanya..ujarnya

Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan antara lain:

1. Pengertian dan jenis-jenis narkotika serta obat-obatan terlarang.

2. Dampak dan bahaya penyalahgunaan narkoba bagi kesehatan, sosial, dan hukum.

3. Sanksi hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

4. Peran masyarakat dalam membantu pihak kepolisian dalam mencegah peredaran narkoba.

5. Ajakan untuk menjauhi narkoba dan menjaga lingkungan yang bersih dari narkoba.

STOP🤚 NARKOBA. 02
Kalo bukan kita siapa lagi kalo bukan sekarang kapan lagi!!!

PENULIS : SYAHRUL RAMADOAN, SH.

Perkembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Bima Terus Didorong, 41 KKMP Telah Terbentuk

    Kota Bima Metro NTB

Pemerintah Kota Bima terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pembentukan dan pengembangan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di seluruh wilayah Kota Bima.

Juru Bicara Pemerintah Kota Bima yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Kota Bima, Drs. Muhammad Hasyim, menyampaikan bahwa sejak dimulainya kegiatan sosialisasi dan pembentukan koperasi di tingkat kelurahan pada April 2025 hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 41 KKMP telah terbentuk di Kota Bima.

"Seluruh koperasi tersebut telah memiliki Badan Hukum (BH) dan didukung pendanaan melalui APBD Provinsi serta APBD Kota Bima sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis koperasi," ujar Muhammad Hasyim, Kamis (05/03/2026).

Ia menjelaskan, dari total koperasi yang terbentuk tersebut terdapat sekitar 342 orang pengurus dan pengawas yang terlibat dalam pengelolaan KKMP di berbagai kelurahan di Kota Bima.

Adapun perkembangan KKMP di Kota Bima berdasarkan kecamatan antara lain:

Kecamatan Rasanae Barat: 6 koperasi, seluruhnya belum aktif.

Kecamatan Asakota: 6 koperasi, dengan 1 koperasi aktif dan 5 belum aktif.

Kecamatan Raba: 11 koperasi, terdiri dari 2 koperasi aktif dan 9 belum aktif.

Kecamatan Mpunda: 10 koperasi, dengan 2 koperasi aktif dan 8 belum aktif.

Kecamatan Rasanae Timur: 8 koperasi, dengan 1 koperasi aktif dan 7 belum aktif.

Secara keseluruhan, 6 koperasi telah mulai menjalankan kegiatan usaha secara mandiri, termasuk melakukan rekrutmen anggota sesuai wilayah masing-masing.

Selain itu, sebanyak 8 KKMP telah memenuhi persyaratan lahan untuk pembangunan Gerai (Gray) sebagai pusat kegiatan usaha koperasi. Sementara itu, 1 koperasi sedang dalam proses pembangunan gerai, yakni Koperasi Merah Putih di Kelurahan Kodo, Kecamatan Rasanae Timur.

Muhammad Hasyim menambahkan, Pemerintah Kota Bima melalui perangkat daerah terkait terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada seluruh KKMP agar dapat berkembang secara optimal.

"Pembinaan dilakukan dari sisi kelembagaan, manajemen usaha, hingga penguatan permodalan dan jaringan pemasaran. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan," jelasnya.

Pemerintah Kota Bima, lanjutnya, berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan koperasi melalui berbagai program pemberdayaan agar Koperasi Kelurahan Merah Putih dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang mandiri, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pilar utama perekonomian daerah.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima Jadi Narasumber “Ngabuburit Spectaxuler” KPP Pratama Raba Bima
Kota Bima Metro NTB
Kamis, 5 Maret 2026, bertempat di Aula Baru Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Raba Bima, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima, Hodidjah, SH., S.Sos., MM., QRMO, menjadi narasumber pada kegiatan “Ngabuburit Spectaxuler” yang diselenggarakan oleh KPP Pratama Raba Bima. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dari Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi sekaligus sarana berbagi informasi antarinstansi terkait peran masing-masing dalam mendukung optimalisasi penerimaan negara, khususnya yang berkaitan dengan sektor pertanahan.
Dalam pemaparannya, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima menyampaikan materi mengenai peran Kantor Pertanahan dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dalam kaitannya dengan penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) dari peralihan hak atas tanah. Dijelaskan bahwa setiap proses peralihan hak atas tanah harus melalui tahapan administrasi yang melibatkan PPAT sebagai pihak yang membuat akta peralihan hak, serta Kantor Pertanahan sebagai instansi yang melaksanakan pendaftaran peralihan hak tersebut.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dalam proses tersebut terdapat kewajiban perpajakan berupa pembayaran PPh atas pengalihan hak atas tanah, yang menjadi salah satu syarat penting yang harus dipenuhi sebelum proses pendaftaran peralihan hak dapat dilanjutkan di Kantor Pertanahan.
Melalui kegiatan ini juga ditekankan pentingnya sinergi antara Kantor Pelayanan Pajak, Kantor Pertanahan, dan PPAT. Kerja sama dan koordinasi yang baik antarinstansi diharapkan mampu mendukung tertib administrasi pertanahan sekaligus mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor perpajakan.

Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin baik, transparan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan.
Di Bulan Ramadan, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima Tekankan Pelayanan Prima Tetap Optimal

Kota Bima – Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima, Hodidjah, S.H., S.Sos., M.M., QRMO, melaksanakan pembinaan dan arahan langsung kepada petugas loket pelayanan pada Selasa, 13 Maret 2026, bertempat di loket pelayanan Kantor pertanahan Kota Bima.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh petugas loket dan Koordinator Loket sebagai bagian dari upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Hodidjah menegaskan bahwa meskipun sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, seluruh jajaran pelayanan tetap harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa semangat Ramadan harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kesabaran, ketelitian, serta keikhlasan dalam bekerja.

“Bulan puasa bukan menjadi alasan menurunnya kualitas layanan. Justru di bulan penuh berkah ini kita harus menunjukkan komitmen, integritas, dan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap disiplin waktu pelayanan, kepastian penyelesaian berkas, serta transparansi prosedur dan biaya sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap ramah, santun, dan komunikatif dalam melayani setiap pemohon.

Koordinator Loket menyampaikan kesiapan seluruh petugas untuk tetap menjaga kinerja optimal selama bulan Ramadan, serta memastikan pelayanan berjalan lancar sesuai standar operasional.

Melalui pembinaan ini, Kantor Pertanahan Kota Bima kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, termasuk di bulan suci Ramadan.
hodidjah menegaskan bahwa loket pelayanan merupakan garda terdepan institusi dalam memberikan pelayanan publik. “Loket pelayanan adalah wajah kantor. Di sinilah masyarakat pertama kali berinteraksi dengan kita. Karena itu, setiap petugas harus menunjukkan sikap profesional, ramah, responsif, dan memberikan informasi yang jelas serta akurat,” tegasnya.

Di Bulan Ramadan, Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima Tekankan Pelayanan Prima Tetap Optimal

Metrontb.net - Kota Bima – Kepala Kantor Pertanahan Kota Bima, Hodidjah, S.H., S.Sos., M.M., QRMO, melaksanakan pembinaan dan arahan langsung kepada petugas loket pelayanan pada Selasa, 13 Maret 2026, bertempat di loket pelayanan Kantor pertanahan Kota Bima.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh seluruh petugas loket dan Koordinator Loket sebagai bagian dari upaya perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Hodidjah menegaskan bahwa meskipun sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan, seluruh jajaran pelayanan tetap harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa semangat Ramadan harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kesabaran, ketelitian, serta keikhlasan dalam bekerja.

“Bulan puasa bukan menjadi alasan menurunnya kualitas layanan. Justru di bulan penuh berkah ini kita harus menunjukkan komitmen, integritas, dan pelayanan prima kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap disiplin waktu pelayanan, kepastian penyelesaian berkas, serta transparansi prosedur dan biaya sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap ramah, santun, dan komunikatif dalam melayani setiap pemohon.
Koordinator Loket menyampaikan kesiapan seluruh petugas untuk tetap menjaga kinerja optimal selama bulan Ramadan, serta memastikan pelayanan berjalan lancar sesuai standar operasional.

Melalui pembinaan ini, Kantor Pertanahan Kota Bima kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan pertanahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, termasuk di bulan suci Ramadan.
hodidjah menegaskan bahwa loket pelayanan merupakan garda terdepan institusi dalam memberikan pelayanan publik. “Loket pelayanan adalah wajah kantor. Di sinilah masyarakat pertama kali berinteraksi dengan kita. Karena itu, setiap petugas harus menunjukkan sikap profesional, ramah, responsif, dan memberikan informasi yang jelas serta akurat,” tegasnya.

BUKA PUASA BERSAMA DAN PENGUKUHAN ISWARA, WUJUD SINERGI PEMKOT DAN DPRD KOTA BIMA

Rilis    
Kegiatan DPRD Kota Bima
Jum’at, 27 Februari 2026

 

Sekretariat DPRD Kota Bima, 27 Februari 2026 – Keluarga besar Sekretariat DPRD Kota Bima menggelar Buka Puasa Bersama yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Struktur ISWARA Masa Jabatan 2024–2029, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Bima.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan khidmat, serta dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., Ketua DPRD Kota Bima, Unsur pimpinan DPRD Kota Bima, segenap Anggota DPRD Kota Bima, ketua iswara beserta anggota, Sekretaris Daerah Kota Bima, Sekretaris DPRD Kota Bima, serta seluruh jajaran Sekretariat DPRD.

Momentum ini menjadi istimewa karena selain mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Bima dan DPRD Kota Bima, juga dirangkaikan dengan pengukuhan kepengurusan ISWARA yang baru.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bima menyampaikan bahwa silaturahmi tersebut merupakan wujud rasa syukur atas rahmat dan karunia Allah SWT, sekaligus momentum memperkuat harmonisasi antara unsur eksekutif dan legislatif.

“Atas nama Pemerintah Kota Bima, saya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus ISWARA yang baru dikukuhkan.

Amanah ini bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk terus mendukung peran strategis DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan,” ujar Wakil Wali Kota.

Ia berharap ISWARA dapat menjadi wadah yang solid dan inspiratif, serta berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, pemberdayaan perempuan, dan penguatan nilai-nilai keluarga. Menurutnya, peran ISWARA sangat penting dalam membangun suasana kebersamaan, menjaga etika publik, serta menghadirkan sentuhan empati dalam dinamika kehidupan sosial di Kota Bima.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota menegaskan pentingnya harmonisasi dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan DPRD sebagai dua unsur penyelenggara pemerintahan yang memiliki kedudukan sejajar dan saling melengkapi.

“Harmonisasi diperlukan agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar selaras dengan regulasi dan kebutuhan masyarakat. Ke depan, kita perlu semakin memperkuat komunikasi yang terbuka dan konstruktif, termasuk dalam penyelarasan data dan informasi pembangunan antara jajaran eksekutif dan legislatif,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa data yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi menjadi fondasi penting dalam perencanaan, penganggaran, serta pengawasan pembangunan. Dengan data yang terpadu, potensi bias informasi dapat diminimalisir dan kebijakan yang dihasilkan akan lebih tepat sasaran.

Ketua DPRD juga menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua ISWARA yang baru, Ny. Fitrianita Utari Ryan Kusuma Permadi, beserta jajaran pengurus periode 2024–2029. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas, serta membangun komunikasi yang harmonis dalam mendukung tugas-tugas kelembagaan DPRD.

Menurutnya, ISWARA memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana kerja yang kondusif, penuh kebersamaan, dan berintegritas di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Bima.

Ketua ISWARA yang baru, Ny. Fitrianita Utari Ryan Kusuma Permadi, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengakui bahwa amanah tersebut bukan hal yang ringan, terlebih dilanjutkan dalam suasana duka atas kepergian almarhumah Ketua sebelumnya.

Ia berkomitmen untuk melanjutkan semangat kebersamaan, kekeluargaan, dan pengabdian yang telah dirintis. ISWARA, menurutnya, akan terus menjadi rumah bersama untuk saling menguatkan, membangun solidaritas, serta menghadirkan energi positif dalam mendukung kinerja DPRD Kota Bima.

Dalam suasana penuh haru, pergantian kepengurusan ISWARA kali ini juga dilandasi rasa duka atas wafatnya Ketua ISWARA sebelumnya, almarhumah Yuliana, S.Sos. Seluruh hadirin turut mengirimkan doa dan Al-Fatihah sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi beliau.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama menjelang waktu berbuka puasa, memperkuat makna kebersamaan dan komitmen bersama dalam membangun Kota Bima yang lebih baik. *


Ad Placement

Kesehatan

Pendidikan

Masyarakat