Bima Metro NTB
Duduga gelapkan mobil."Sri Harti, Istri Usatadz Talib Warga Desa Teke Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima dilaporkan kePolres Bima Kabupaten."
Lilis Suryani Warga Desa Talabiu Kecamatan Woha Kabupaten Bima, telah secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana penggelapan satu unit mobil.
Kepada Wartawan Metro NTB, menjelaskan dimana awalnya terlapor datang kerumah pelapor untuk meminjam mobil Toyota Tirios warna putih dengan nomor polisi DD.1795.KD milik dan setelah 14 hari mobil tersebut diminta untuk dikembali.Namun dengan berbagai macam alasan dan kebohongan terlapor, yakni Ibu Sri Hartati, bahwa mobil masih dipakai untuk kegiatan usaha.
Karena kebutuhan akan mobil tersebut sangat mendesak tetutama untuk jemput keluarga yang datang dari makasar , sangat dibutukan, sehingga, saya mendatangi kediamanyan diDesa Teke, namun tidak menemukan mobil miliknya,
Terlapor kembali beralasan, berjanji bahwa mobil tetsebut akan dikembalikan.
Lilis pemilik mobil menaruh curiga dengan janji janji bohongnya,.
" Apalagi mobil tidak ada ditangan terlapor"
Terlapor kembali berkila, bahwa mobil tersebut ada, namun dipakai orang lain, lagi terlapo berjanji, kata Lilis, akan mengembalikan pada hari senin tanggal 22 Desember 2025.
Hingga berita ini diposting mobil tersebut belum dikembalikan.
Akibat dari kebohongan yg terus menerus itu, Lilis merasa keberatan sehingga langkah terakhir saya laporkan penggelapan.
Terakhir Lilis Suryani kepada Wartawan , mengungkapkan kekecewaan Kepada Sri Hartati.
" Katanya mobil masih dipakai orang lain, kenyataanya mobil saya digadai dikelurahan Tanjung Kota Bima."
Atas kejadian ini , saya akan melaporkan lagi kepolres Bima Kota .
Ibu Sri Hartati yg diduga sebagai orang yg paling bertanggungjawab keberadaan mobil, milik Ibu Lilis, yg ingin dikonfirmasi dikediamanya Desa Teke Kec Palibelo Kab Bima Jumat 20/2/2026 kemarin tidak ada ditempat.
Karena dugaan penggelapan mobil milik Lilis Suryani sudah dilaporkan kepihak Polres Bima Kabupaten, Jumat 20/2/2026, mendatangi pidum Polres Bima, sekalipun tidak secara resmi wawancara atau konfirmasi, pihak Pudum Polres Bima Kabupaten tidak membantah, memang ada laporan .