Aduh Bang Didik. Seharusnya mendidik bukan mendadak jadi gembong. Bima itu kecil tuan, tapi isinya bisa menggulung siapa saja yg ingin merusak. Jadi, datang TDK diundang, pergi tidak diantar. Itu jelangkung dari tanah Jawa.
Soal mistik dan misteri di tanah Bima, Dana Mbojo dana Mbari itu jgn dianggap lelucon. Bima itu di tancap dengan nilai kejujuran oleh para ulama dan Umroh terdahulu.
Jgnkan yg datang dari luar, dari dalam bima sendiri yg mencoba merusak melebihi batas. Sudah pasti akan mendapatkan dua konsekwensi, kalau tidak mati mendadak yah masuk penjara. Bukan ingin menakuti. Coba saja dilanggar apa yg menjadi nasehat dan petuah tua di tanah ini.
Maka pesan dari tanah Bima, ketika di beri amanah dan kepercayaan. Maka tunaikan tugas itu dg nilai kejujuran. Bukan sebaliknya.
Wara KAI Mbari masupu mbure. Nawauseh mbure pasti mboramu.....Ede dah ipi lalo di urusan ma Poda.
Renungi tuan.
Pecinta POLRI