MetroNTB.net

Warga Melayu ," Mantap Dengan Lurah Aryanto. SH"

Setelah diberi amanat oleh Tuhan melalui Walikota Bima menjadi PLT Kepala Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota Kota Bima.
" Suyanto SH yang sudah tidak asing lagi bagi sesama ASN diinternal Kantor, susana keakraban , interaksi sesama, tidak ada yg berbeda,seperti  sebelumnya.
Kemudian selanjutnya,"  Iya, turun  ditengah tengah kampung  dalam rangka melihat dari dekat kondisi dan keadaan rakyat."
Hal itu dilakukan karena Kelurahan Melayu Kecematan Asakota Kota Bima, merupakan daerah  yg paling banyak  pendatang luar Kota, sehingga Lurah Melayu berusaha dari rumah kerumah dan dari kos kosan , melihat secara langsung,
Informasi.
 Pendatang memang benar  banyak, terutama dari daerah Sunda Jawa Barat, mayoritas adalah  wanita, disinyalir bekerja dimalam hari?.
Kemudian ada juga  teman kita pendatang dari pulau Sumba NTT banyak juga menjadi penghuni kos dan sewah rumah, mereka ada yg  berpasutri, ada yg masih bujang , bekerja srabutan, ada yg asisten rumah tangga, tukang parkir, kuli bangunan, dstnya. Hal yg positif, mereka membantu pemerintah Kota Bima,  dibidang kebersihan, yakni memungut botol botol  dan gelas bekas air  mineral yg dibuang sembarang tempat sehingga jadi sampah. "Tapi Itu semua jadi sumber uang bagi mereka "
Kelurahan Melayu, yg dihuni oleh  segala maca krater sosial masyarskat sanga perlu, pendekatan humanis, terutama anak baru gede,    sedikit saja  terjadi kesalahapaman antara sesama warga, memicu  terjadinya saling serang , karena mis komunikasi diantara mereka anak anak  yg beberapa kali terjadi dikelurahan Melayu.
Sekalipun solusi belum ditemukan, tapi pasca Yanto Jadi Orang nomor satu dijajaran Kelurahan Melayu ,Jedah Adem Sejenak" Hal  ini juga, langkah positif penegakan hukum oleh Polres Bima Kota, beberapa waktu lalu, sangat membantu redamnya suasana.
Demikian Rangkuman Metro NTB.Januari 2026.
Kesimpulan sementara, Kata  Ali Albes, sangat tepat H.Arahman SE. Menempatkan Suryanto  SH. Sebagai PLT Lurah Melayu,Dia Adalah seorang tokoh muda, yg sangat memahami krater sosial masyarakat melayu secara utuh,'.
" Berhentinya saling serang antara anak muda akhir ini, adalah peran Suryanto yg merupakan representasi anak muda Melayu .Warga Melayu Mantap Dengan Lurah Suyanto"
Sementara Lurah Melayu yg dipantau Metro NTB  Kamis 29/1/2026, kemarin, sibuk mengatur dan memastikan  pelayanan sosial masyarakat dibidang  adminstrasi, seperti memberi surat  keterangan dan surat surat lain berdasarkan kebutuhan dan permintaan masyarakat.001


Pansus DPRD Kota Bima Gelar Rapat Bersama Tim Pakar untuk Pendalaman Data Aset Daerah

    Kota Bima Metro NTB

Rilis Berita     
Kegiatan DPRD Kota Bima
Selasa, 27 Januari 2026

Sekretariat DPRD Kota Bima — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bima melalui Panitia Khusus (Pansus) mengadakan rapat internal bersama Tim Pakar DPRD Kota Bima pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Ruang Banggar DPRD Kota Bima.

Rapat ini merupakan bagian dari tahap awal kerja Pansus dalam rangka konsolidasi serta persiapan identifikasi dan penelusuran aset Pemerintah Kota Bima.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bentuk keseriusan DPRD Kota Bima dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terhadap pengelolaan dan penataan aset daerah agar dicatat secara tertib, transparan, dan akuntabel. Kehadiran Tim Pakar DPRD Kota Bima dalam forum ini bertujuan untuk memberikan penguatan konseptual, regulatif, dan teknis guna memastikan proses kerja Pansus berjalan berbasis data dan sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan.

Dalam rapat ini, Pansus bersama Tim Pakar membahas sejumlah hal strategi, antara lain kerangka kerja dan metode pendataan aset, pemetaan permasalahan aset yang selama ini belum diatur secara administrasi, serta langkah-langkah penelusuran aset yang memerlukan klarifikasi status hukum dan kepemilikan. Selain itu, dibahas pula kebutuhan data pendukung dari perangkat daerah terkait sebagai bagian dari proses validasi dan verifikasi aset.

Melalui rapat bersama Tim Pakar ini, Pansus DPRD Kota Bima menegaskan komitmennya untuk bekerja secara profesional, obyektif, dan terukur. Sinergi antara Pansus dan Tim Pakar diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang komprehensif dan solutif dalam rangka memperbaiki tata kelola aset daerah, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan efektivitas pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Bima.

DPRD Kota Bima berharap tahapan awal ini dapat menjadi fondasi yang kuat bagi kerja Pansus ke depan, sehingga seluruh aset daerah dapat terinventarisasi dengan baik dan dimanfaatkan secara optimal untuk sebesar-besarnya kepentingan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Bima. *

Wali Kota Bima Sampaikan Kondisi Keuangan Daerah Tahun 2026, Hibah Masjid Hingga Gaji RT Tetap Dianggarkan

Wali Kota Bima menyampaikan kondisi keuangan daerah Kota Bima tahun anggaran 2026 mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Total APBD Kota Bima tahun 2026 sebesar lebih kurang 790 milyar rupiah, mengalami penurunan 303 milyar dibandingkan dengan total APBD tahun 2025 yang mencapai 1 triliun 93 miliar.

Hal itu disampaikan H A Rahman pada Apel Gabungan yang dirangkaikan dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pimpinan Tinggi Pratama Jabatan Sekda Kota Bima, penyerahan Mobil Pemadam Kebakaran, serta bantuan rombong usaha bagi pelaku UMKM di Halaman Kantor Wali Kota, pada Senin (05/01/2026).

"Total pendapatan tahun 2026 sebesar 716 miliar, turun sebesar 352 miliar dibandingkan dengan total pendapatan tahun 2025 yang mencapai 1 triliun 69 miliar," beber Wali Kota.

Wali Kota Bima menuturkan, di tengah penurunan pendapatan daerah yang sangat tajam, di sisi lain terjadi peningkatan kebutuhan belanja pegawai yang sangat tinggi terutama sebagai akibat penerimaan PPPK Penuh Waktu dan PPPK Paruh Waktu pada tahun 2025.

"Total kebutuhan gaji PPPK Penuh Waktu dan Paruh Waktu tahun 2026 mencapai 142 miliar, atau mengalami kenaikan sebesar 45 miliar dibandingkan kebutuhan gaji dan PPPK tahun 2025," ujarnya.

Menurutnya, angka-angka tersebut bukan sekadar statistik, tetapi merupakan realitas yang harus kita hadapi bersama. Dengan kondisi anggaran yang berkurang sangat besar ini, kita dituntut untuk mengatur dan mengelola keuangan daerah secara lebih cermat, bijak, dan bertanggung jawab, agar tetap mampu memenuhi berbagai kebutuhan pembangunan dan menjalankan program-program prioritas.

Menanggapi isu dan opini yang berkembang ditengah masyarakat, Wali Kota Bima kembali menegaskan bahwa pada tahun 2026 tetap berkomitmen untuk melaksanakan, pertama, kelanjutan pembangunan ruang rawat inap RSUD Kota Bima Rp. 32 miliar, pengadaan tanah dukungan proyek NUFReP 10 miliar, aspal jalan tersebar mencapai 5 miliar, drainase dukungan proyek NUFReP Rp. 3 miliar.

Selain itu, kelanjutan pembangunan lapangan Serasuba sebagai bagian dari penataan kawasan wisata religi dan budaya sebesar 5 miliar, program PKH daerah 3 miliar, bantuan rumah layak huni 1,4 miliar.

"Hibah kelanjutan pembangunan masjid agung Al Muwahidin Rp. 2,5 miliar, dukungan untuk pelaksanaan MTQ mulai tingkat kelurahan sampai dengan tingkat Kota Bima serta honor guru ngaji, imam, marbot, ketua RT dan ketua RW tetap diberikan," tegasnya.

Wali Kota juga berharap kepada seluruh ASN untuk dapat menjadi corong informasi pemerintah yang baik kepada masyarakat. Sampaikan dengan jujur dan berimbang, bahwa kondisi keuangan daerah tahun 2026 memang tidak mudah, namun pemerintah Kota Bima tetap berkomitmen untuk bekerja keras, melayani, dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.

"Kepada lebih kurang 8 ribu ASN se Kota Bima, saya imbau jadilah corong informasi pemerintah yang baik bagi masyarakat," imbuhnya

"Warga Tanjung Desak Pemkot Perbaiki Jalan Rusak Parah Berlubang"

Kota Bima Metro NTB
Warga Kampung Sumbawa Kelurahan Tanjung Kota Bima, desak Pemerintah Kota  Bima untuk segera memperbaiki jalan  rusak parah berlubang  yang terletak disebelah barat  Warung makan Padedoang  dulu, tapi sekarang sebelah barat Rumah Toko ( Ruko ) milik Hairun Adiratwan, Kampung Sumbawa Kelurahan Tanjung Kota Bima, atau  juga disebut jalan menuju pasar raya Bima, yang saat ini jalan itu paling ramai lalu lalang kendaraan roda  duan dan roda empat.
" Desakan ini berawal dari seorang ibu yg sedang gonceng barang dan  anak terjatuh tepat dijalan rusak parah berlubang itu, hingga berita ini diposting,  diketahui , pasca terbentuknya Kota Bima , jalan  yg sangat ramai dipergunakan untuk menuju pasar  raya bima dan pasar tradisional Ama Hami tersebut, belum pernah diperbaiki, apalagi diaspal seperti jalan jalan ditempat lain sepeti jalan menuju puncak puncak gunung disekeling Kota Bima yg sudah dihotmix oleh  dinas PU Kota Bima.
Demikian Desakan Mantan Ketua FPI NTB Habib Hasan, yg juga merupakan pendukung  keras Pasangan Man-Fer. Ketika Pilkada Langsung 2024 silam tersebut.
Iya juga menegaskan bahwa jalan dan jembatan kecil bikinan jaman belanda itu belum pernah diperbaiki, tegasnya.
Sementara anak anak muda kreatif yg menjajakan   jasa ganti jok sepeda motor yg duduk dipinggir jalan rusak berlubang tersebut, tidak bisa berbuat apa apa atas, hanya pasrah dengan  kondisi jalan tersebut."Mau lapor kemana juga mungkin tidak tau?" 
Diskominfo Kota Bima, yg dimintai tanggapan soal jalan Rusak Berlubang  tersebut, mengaku sudah menyampaikan kepada Dinas PUPR Kota Bima, tapi belum ada jawaban yg pasti,.
Sementara Dinas PUPR Kota Bima  yg ingin dikofirmasi via WA,nya selasa 27/1/2026, tidak aktif dan tidak, menjawab.

Ad Placement

Kesehatan

Pendidikan

Masyarakat